Penggunaan Bahasa dalam Pendidikan Islam

Seluruh program dalam sistem pendidikan Islam berasaskan pada aqidah Islam. Dan untuk memperoleh hasil yang maksimal, yaitu bersatunya kaum muslimin dengan ideologi Islam, maka bahasa sebagai sarana untuk memahami ajaran Islam merupakan hal yang mutlak perlu diperhatikan.
Hal ini menunjukkan bahwa bahasa merupakan sarana yang sangat penting untuk menguasai aspek-aspek tsaqafah Islam, terutama berkaitan dengan Al Qur-an Al karim dan Sunnah Rasulullah saw. Dan keduanya diwahyukan dan ditulis dalam bahasa Arab. Korelasi inilah yang menjadi sebab seorang muslim, baik orang Arab maupun nonArab harus mempelajari bahasa Arab tersebut. Bahkan Imam Syafi’iy menjelaskan dalam Ar Risalah fil ‘ilmil Ushul menyatakan: “Allah swt. mewajibkan seluruh umat untuk mempelajari lisan Arab dengan tekun dan sungguh-sungguh agar dapat memahami kandungan yang terdapat di dalam Al Quran dan untuk beribadah”.

Dalam fakta lain yang terjadi pada masa Rasulullah saw., yaitu ketika Rasulullah menjadi kepala negara Islam ternyata telah menggunakan bahasa Arab dalam surat menyurat dengan raja-raja dan penguasa di luar Madinah. Rasulullah saw. mengirim surat mengajak untuk masuk ke dalam Islam kepada Raja Kisra di Persia, Mauqauqis di Mesir, Kaisar Heraklius di Romawi, dan para penguasa lainnya di sekitar jazirah Arabia dengan menggunakan bahasa Arab. Padahal pada saat itu sangat dimungkinkan Rasulullah mengirim surat-surat tersebut menggunakan bahasa para penguasa tersebut karena terdapat para sahabat yang mampu untuk menerjemahkan isi surat yang dikirimkan tersebut ke dalam bahasa yang dituju (nonArab).

Mengapa Rasulullah tidak menggunakan bahasa mereka dalam surat-surat yang dikirimkannya, padahal mereka bukanlah orang-orang Arab? Begitu pula Rasulullah tidak menerjemahkan surat-surat tersebut, padahal hal tersebut sangat penting untuk berdakwah? Hal ini menjadi suatu bukti bahwa bahasa Arab memiliki kedudukan yang khusus sebagai alat komunikasi, baik dengan orang Arab ataupun nonArab.

Berdasarkan hal ini maka bahasa pendidikan dalam sistem pendidikan Islam digunakan bahasa Arab, sehingga bahasa Arab menjadi bahasa keilmuan (bahasa ilmiah), sebagaimana bahasa Inggris pada saat ini.

Sumber: http://pendidikan-islam.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s